Kamis, 04 Desember 2014

Katanya itu klise

Biarkanku memelukmu tanpa memelukmu
Mengagumimu dari jauh
Aku menjagamu tanpa menjagamu
Menyayangimu dari jauh

Bukan tak percaya diri
Karena aku tahu diri

Bait lagunya, katanya klise.
Tapi lagunya ga salah ko..
Ada sebagian orang yang kalaupun dibilang bodoh
Mau liat orang lain tersenyum :)

"Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku,"
Filemon 1: 4




Selamat Pagi dunia~

Kamis, 06 November 2014

Buat aku, kita, dan mereka

Belakangan ngerasa ada di lingkungan yang mungkin menurut mereka, mereka ada di atas.
Lebih tinggi ataupun lebih baik dari yang lain, hanya karna yang dilakukan lebih sukses atau terlihat lebih mulia.
Menghindar dari ladang yang satu dan mendewakan ladang yang lain.
Seperti inikah seharusnya?

Belakangan mulai merasa banyak kemiripan di antara mereka.
Kesan negatif saling dilontarkan.
Yang satu merasa yang lain terlalu suci.
Yang satu merasa yang lain terlalu duniawi.
Tapi sebatas protes, komentar, bahkan kritik tak mendasar.
Memilih bersikap skeptis satu sama lain.

Berada di tengah bukan berarti menjadi pihak abu-abu.
Tapi mengikut salah satu pun tidak lantas membuatnya menjadi putih ataupun hitam.

Ingin melihat hati yang tulus. Yang mau membantu bukan malah membiarkan.
Apa indahnya melihat orang jatuh, sekalipun kita ada di atas?

Mana uluran tangan yang sudah dinikmati? Bukankah seharusnya kita menawarkannya pada orang lain?
Mana gambaran Tuhan yang harusnya terlihat itu?

Apakah ini tentang tingkatan? Apakah semuanya tentang rasa nyaman?
Apa nyamannya melihat bagian lain runtuh dan hancur begitu saja?

APAKAH AKU, KAMU, KITA, SUDAH LEBIH BAIK DARI MEREKA?

Dibantu, bukan dijauhi.
Ditolong, bukan direndahkan.
Diajak, bukan ditinggalkan.
Perhatian, bukan sikap skeptis.

Jangan jadikan doa sebagai senjata terakhir.
Pertolongan dari awal harus disertai doa.

Ayolah, melayani dengan dasar pelayanan, bukan pekerjaan.

Ajari aku. Kalau memang aku bersalah.
Marahi aku kalau memang aku salah.
Tapi sertakan jalan keluar.
buat aku, kita, dan mereka.

-Seseorang yang merindukan senyuman Tuhan

Selasa, 07 Oktober 2014

Menjelang subuh

Pagi ini ada kabar yang baik dan buruk sekaligus
Kabar buruknya, opung meninggal
dan kabar baiknya, opung meninggal

Haaaaf... Bingung, nangis aja susah..
Buruk, karna masih banyak hal yang mau gw lakuin sama opung.. Bahkan liat gw lulus aja belum..
Baik, karna udah 80tahun opung berjuang dan ga kenal lelah, suka duka sakit sehat semua dijalanin, sosok strong yang nyata buat gw, dan di akhir hayatnya, beliau meninggal dalam tidur tenangnya.

Sedih? pasti..
Seneng? Ada bagian diri gw yang bersyukur Tuhan udah ambil opung, karna di tengah sakitnya Tuhan memutuskan untuk mengambil opung. Dari Dia dan kembali pada Dia.

Ada sekilas pertanyaan yang.. hmm..

Pung, apa rasanya ketemu sama Tuhan? Seneng kan ya? Seindah apa sih surga itu? Apa rasanya di sana? Dan berbagai pertanyaan lain...

Hari ini peringatan buat fany,
Tuhan yang punya hidup kita, Tuhan yang pegang kendali, jadi kapan pun waktu berbahagia itu datang, kita harus siap :)

Good night everyone

Jumat, 01 Agustus 2014

Hum.. I have no idea for this blogpost...

Haduh, emang ya fan, paling jago nasehatin orang..

Semuanya membuncah sampe gw bingung apa yang pengen gw ketik. Huff..
Berkali-kali gw ngetik dan apus postingan ini tanpa tau apa yang mau gw publish. Sungguh ketijelan memuncak malam ini. Ada sesuatu yang masih misteri. Yang gw sendiri ga tau apa. Aneh, tapi rasanya mau tenggelam. Mau ilang. Mau misah.

Emang bisa fan?

Maunya naluri gw yang cuek muncul lagi.
Sayangnya, bertentangan sama hati gw yang sekarang.

Halah-_- sok banget lu fan...

Okesip. Night.

Maaf buat posting yang ga membangun ini.

Senin, 21 Juli 2014

Setelah Pengumuman SIMAK

Rasanya nano-nano

"Maaf, anda belum lolos seleksi ini."
Terlalu banyak kata maaf, padahal udah gw maafin dari awal.. haha

Buat gw maaf-maaf itu lebih kerasa dibaca:
"Selamat! Anda dipilih untuk menjadi orang yang tegar dan taat."
"Selamat! Anda dipilih untuk terus ditempa."
"Selamat! Universitas lain menunggu anda."
"Selamat! Sukses anda sedang menunggu."
"Selamat! Ada orang lain yang lebih butuh ada di posisi itu."  :)
Dan selamat-selamat lainnya...

Tapi satu hal yang gw sesali sampai sekarang, kenapa bikin mama papa senyum aja ga bisa?

Belum fan belum, ada saatnya melihat mereka tersenyum bangga.

Aku kuat karena Tuhan, mereka ada buat aku juga karena Tuhan.
Tuhan mengajariku untuk mengerti otoritas Tuhan dan rancangan damai sejahteraNya yang mungkin ga bisa dilihat manusia. Sukses yang seperti Tuhan mau pun belum tentu sama dengan apa yang manusia anggap sukses. Semoga, hari-hari kedepan bisa jadi orang yang semakin taat :)

Selamat malam :D

Jumat, 18 Juli 2014

Lawanlah Godaan

Makin hari, makin jahat, makin cemar, dan makin menggiurkan di saat yang bersamaan.
Akhirnya, menikmati satu lagu yang terngiang-ngiang belakangan ini.

Lawanlah godaan, s’lalu bertekun;
tiap kemenangan kau tambah teguh;
nafsu kejahatan harus kau tentang;
harap akan Yesus: pasti kau menang. 

Refrein:
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b’ri pertolongan: pastilah kau menang

Selamat pagi, selamat beraktivitas :)

Rabu, 16 Juli 2014

Hampir akhir dari penantian

OKE FIX OKE FIX gw jadi anak gahul jakarta... Wkwkwk..

Kirain ga bakal senyesek ini, mayan lah ya, skitar 7-8 tetes air mata.. Tapi inget lagi kalo otoritas ada di tangan Tuhan yang ga pernah salah dan rancanganNya adalah rancangan damai sejahtera, bukan rancangan kecelakaan.. Bersyukur banget masih bisa inget Tuhan di saat-saat kaya gini, ga bikin ngedown.. hoho...

Btw, almamater atmajaya udah di tangan~
Tinggal nunggu hasil SIMAK dan penantian pun akan berakhir!! Wohooo~


Oiya, selamat buat teman-teman semua yang lolos SBMPTN ya, yang belum jangan sedih, sukses banyak jalurnya ko. Asal tekun dan punya visi yang jelas, ga perlu ada yang disesalin, karna ga lolos bukan berarti gagal, bisa aja itu awal keberhasilan kita. Semangat!!!

God Bless Us...