Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Januari 2014

Astrajingga

Hari ini, hape penuh dengan teman-teman Astrajingga..
Masih dengan profesi yang sama, sebagai silent reader gw belajar beberapa hal..

Astrajingga kelas terakhir gw di Smansa. Astrajingga menyalakan salah satu mesin yang udah lama ga kepake di hati gw. apasih fan? -_- Ya gitu, gw liat mereka semua bener-bener mau ngerangkul seseorang yang bahkan bisa dibilang ga mau dirangkul. Gw seneng, mereka tulus. Ga neko-neko. Ada aksinya dan ga ngomong doang. Mungkin di bidang prestasi kita belom sampe puncak. Tapi gw yakin, ilmu yang cuma pake otak cuma bisa ngehasilin duit. Bahagia itu pekerjaan hati.

Iya yang anak ipa pasti bilang kalo hati itu dibikin kerja sama otak. Tapi jangan lupa, saat manusia sakit hati, mau gimana juga kerja otak ga akan mulus.

Gw ga bilang kelas-kelas yang lain atau kelas yang dulu itu ga baik. Engga ko, cuma seneng aja sama hape yang geter-geter kaya hati gw baca chatnya. hehehehe...

Gw belajar bersyukur lagi. Makasih Astrajingga, walaupun gw jarang ikut event kita.. Walaupun gw sering misah.. Tapi gw selalu seneng sama kelas gw.. Sampai kapanpun :)

Buat astrajingga...

Detik waktu yang berlalu
Seperti pasir di tabung kaca
Perlahan..
Namun terkadang banyak yang terbuang

Sedikit lagi
Masih ada kesempatan
melukis dan mewarnai bersama

Lembaran baru akan segera terbuka
polos atau meriah
penuh atau kosong
itu pilihan

Tapi yang lama dan berwarna takkan pernah hilang
Yang di hati akan menamainya kenangan

Tidakkan aku lupa, Astrajingga
Bahkan langitpun akan mengingatkanku padanya


*jeng-jeng-jeng* selesai~
 apasih fan?-_-
Udah ya, udah malem, ngantuk...

Selasa, 29 Januari 2013

lagi-lagi pohon

Pohon yang nyaman
Memberi keteduhan
di tengah sayatan panas matahari
Memberi sandaran
bagi langkah yang menepi
Menawarkan tempat
untuk tiap sayap yang letih

Tapi pohon itu...
Tidak selamanya nyaman..
Bahkan sarang yang terpaut
Hilang dihembus angin

Tapi satu hal yang pasti...
Pohon yang kembali nyaman..
Akan kehilangan kejenuhannya..
dan mendapatkan penghuninya kembali..



*kembalitijel*

Jumat, 25 Januari 2013

Pohon yang Kulihat Itu

Pohon itu melambai
Pohon itu begitu kuat
Akar menancap jauh ke dasar bumi
Pucuk menjulang membelah awan
Daun yang rindang melindungi pegunungan

Dia pohon..
Pohon yang menopang beribu-ribu sarang burung
Pohon yang ditinggali sekelompok tupai
Pohon yang berdiam, pohon yag menyaksikan

Pohon itu tak pernah meminta angin mengganggunya
Pohon itu tak meminta api melahapnya
pohon itu tak meminta daging berjalan menebanginya

Pohon itu tetap kuat..
Sekalipun daun jenuh dan meninggalkannya
Sekalipun dahan hitam kelam
Sekalipun akar tak mampu menopang..

Pohon itu berusaha..
Pohon itu mencoba..

Ia tak menangis..
Ia tegar..

Pohon itu butuh mentari
Tapi ia butuh hujan di saat yang sama

Jangan paksa ia untuk memilih...
Karena hidup dan matinya bergantung pada cuaca..




*ini puisi tertijel yang pernah gw dapet*

Selasa, 22 Januari 2013

puisi untuk emerald

Kadang, terlalu malam untuk mengetuk pintu

Kadang, terlalu pagi untuk membuka jendela

Waktu, tak pernah menunggu
Waktu, bergulir di antara bumi dan mars
Tak ada gravitasi yang mampu mengikatnya

berlari bukanlah jawaban
termenung tak akan pernah cukup

Bahkan saat matahari mengobarkan sinarnya
Hati tetap beku

Tak mampu mencerna

Kamis, 20 September 2012

Berdiri Terdiam

Berdiri dan terdiam.
Menatap sebuah sosok yang terlalu lemah

Berdiri. Terdiam
Mencoba mengenal sosok asing di dapan mata
Mencoba mencari tahu mengapa ia terlihat begitu hancur

Berdiri.... Terdiam....
Menghayati tiap-tiap tetes air mata
Menerawang jauh arti di balik senyumannya

Kembali berdiri dan terdiam
Menelaah sebuah pelarian
Memungkiri semua kemungkinan
Menciptakan kenyataan baru

Dan kembali terpaku pada realita
Bahwa itu aku

Minggu, 16 September 2012

Bayangan Sempurna

Sebenernya ini puisi udah lama dibikinnya..
Tapi gw ga yakin ini puisi ._. wkwkwk...
Yasudah... Baca saja :)

Bayangan Sempurna

Sejuk menyapa ketika bayangan sempurna itu datang kembali
Menyapa hati yang telah lama layu
Menghidupkan kembali satu per satu roh yang telah mati

Senyuman yang telah terlupakan
Semangat yang dulu menjadi terang
Hadir kembali dalam satu bayangan

Ketika bayang itu datang
Hatiku berdesir hebat

Namun...
Kesempurnaan itu
Tetaplah sebuah bayangan

oleh: fanny 22/07/2012

Gw bahkan ga tau ini puisi dibuat di momen apa-_- wkwk..
-nite-

Jumat, 23 Maret 2012

Kerawang Bekasi w/ xevenovica

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami 2x

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

Melody by: M Danang

Kamis, 15 Maret 2012

Segenggam Cinta untuk Xevenovica

Awalnya...
sepi.
Tak ada tawa
hanya...
Senyap.

Lalu...
Hari demi hari
Bergulir.
xvnvc
satu per satu
muncul ke permukaan

Kita...
Saling terikat
Saling mengenal
Membuat kenangan
abadi.

Tertawa
Menangis
Gombal
Berteriak
Dan melupakan
Perpisahan.

Sebentar lagi teman
Sebentar lagi...

Bagaikan angin yang tetap berhembus
Air yang tetap mengalir
Begitu pun waktu
yang tetap berjalan

Suatu hari nanti
pasti akan berakhir
Kebersamaan xvnvc
di Smansa35

Tapi...
Kenangan itu
Kebersamaan itu
xvnvc itu
Abadi.

Karena cinta untuk xvnvc
adalah selamanya ♥